Outlook Ekonomi Hari Ini 31 Oktober 2017

Asia: Sebagian besar tolok ukur ekuitas Asia diperdagangkan sebagian besar menguat pada awal transaksi pada hari Senin setelah Wall Street ditutup pada rekor tertinggi baru pada hari Jumat, menyusul hasil pendapatan perusahaan yang optimis serta data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan. Namun, pasar Jepang tergelincir ke wilayah negatif setelah dibuka menguat, dengan penguatan yen membebani saham eksportir. Investor juga berhati-hati saat Bank of Japan memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari hari ini. Di antara pasar Asia lainnya, Korea Selatan, Indonesia, Hong Kong, Malaysia dan Taiwan juga berada dalam wilayah positif. Melawan tren, Shanghai dan Singapura diperdagangkan lebih rendah. Hang Seng melonjak 13,37 poin atau 0,05% menjadi 28,452.22, Komposit Jakarta menguat 24,76 poin atau 0,41% menjadi 6.000,04, Indeks KOSPI bertambah 5,4 poin atau 0,22% menjadi 2.502,03, FTSE Bursa Malaysia KLCI melonjak 1,68 poin atau 0,1% menjadi 1.747,81, dan Taiwan tertimbang naik 50,2 poin atau 0,47% menjadi 10.759,31. Di sisi lain, Nikkei 225 turun 15,04 poin atau 0,07% menjadi 21.993,41, Straits Times tergelincir 14,48 poin atau 0,43% menjadi 3.371,96, dan Shanghai Composite turun 24,78 poin atau 0,73% menjadi 3.392,03.

Eropa: Ekuitas Spanyol rebound pada hari Senin, diyakinkan oleh demonstrasi akhir pekan untuk sebuah Spanyol yang bersatu dan sebuah jajak pendapat untuk partai-partai yang menentang kemerdekaan Catalan. Patokan IBEX Spanyol mengungguli kenaikan 0,1 persen untuk indeks pan Eropa STOXX 600, naik 2,4 persen yang dipimpin oleh Caixabank dan Banco de Sabadell, yang keduanya melonjak lebih dari 4 persen. Bankia Spanyol naik 2,2 persen setelah melaporkan penurunan laba bersih yang lebih kecil dari perkiraan dan karena pemberi pinjaman membuat kemajuan dalam mengecilkan penyaluran kredit macetnya, saham teknologi Eropa bergabung dengan sebuah rally teknologi global didukung oleh pendapatan yang solid dari stalwarts AS dan pada pre -selatan untuk iPhone Apple X. Penyedia iPhone Eropa STMicro, Dialog Semi dan AMS masing-masing naik 2,3 persen, 5,6 persen dan 4,8 persen. Rexel naik 1,3 persen dan Kingfisher 2 persen, keduanya pada upgrade pialang. Pembangun rumah tangga Inggris Bellway dan Berkeley masing-masing turun 1,1 persen dan 1,4 persen setelah Barclays menurunkannya. Di London, saham di HSBC turun 1,5 persen meskipun melaporkan kenaikan lima kali lipat dalam laba kuartalannya karena broker Investec mempertahankan rating jualnya pada saham tersebut. Bank-bank Eropa lainnya akan dilaporkan akhir pekan ini, termasuk BNP Paribas, Credit Suisse dan Societe Generale. Glencore naik 0,8 persen setelah jatuh di awal sesi setelah sebuah update perdagangan dan sebuah laporan mengatakan akan membatalkan daftar sekundernya di Hong Kong karena kurangnya minat dari investor. Pembuat cat Belanda Akzo Nobel, yang mendapat tekanan setelah menolak tawaran pengambilalihan yang menguntungkan dan dua peringatan keuntungan, membenarkan pembicaraan dengan rival kecil A.S. Axalta Coating Systems Ltd dan naik 0,7 persen.

AS & Global Markets : Saham turun dari rekor tertinggi mereka pada hari Senin, menjelang minggu yang penting untuk pasar. Investor menunggu untuk mengetahui siapa kepala Federal Reserve berikutnya, berapa banyak bank sentral terbesar di dunia akan memutuskan suku bunga, dan apakah Apple dan perusahaan besar A.S. lainnya dapat terus menumpuk keuntungan mereka lebih tinggi. Sementara itu, laporan terus menunjukkan bahwa ekonomi menguat dan perundingan berlanjut di Washington untuk memotong tingkat pajak penghasilan. Di tengah banyaknya arus silang, indeks Standard & Poor's 500 turun 8,24 poin atau 0,3 persen menjadi 2.572,83 dari rekor pada hari Jumat. Kerugian untuk persediaan perawatan kesehatan, telekomunikasi dan area lain di pasar membayangi keuntungan bagi perusahaan teknologi dan produsen energi. Rata-rata industri Dow Jones turun 85,45, atau 0,4 persen menjadi 23.348,74, dan komposit Nasdaq turun 2,30, atau kurang dari 0,1 persen menjadi 6.698,96. Saham yang lebih kecil turun lebih banyak dari sisa pasar, dan indeks Russell 2000 yang kecil kehilangan 17,42, atau 1,2 persen menjadi 1.490,90. Investor mengharapkan Presiden Donald Trump mengumumkan pilihannya untuk kursi berikutnya dari Federal Reserve pada akhir minggu ini. Pilihannya bisa memiliki efek jangka panjang di pasar, terutama jika kursi baru tersebut menganjurkan kebijakan yang lebih agresif dalam menaikkan suku bunga daripada yang dimiliki Yellen. Federal Reserve dijadwalkan untuk memulai pertemuan dua hari pada hari Selasa. Sebagian besar investor memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Desember, yang merupakan kenaikan ketiga tahun ini. Bank sentral lain yang bertemu minggu ini termasuk Bank of Japan dan Bank of England. Investor juga menunggu untuk melihat kemajuan apa yang bisa dilakukan di Washington dalam pembenahan sistem pajak negara

532431